Kamis, 11 April 2013

Danar dan Nescafe Tak Bertuan

Istirahat kedua, Imam-DC-Hakam-Fandi-Danar pergi ke koperasi siswa yang nyempil diantara ruangan ex-UKS sama gudang.
Disana, ada mbak Eko, mbak Roy, dan seorang mas-mas berpenampilan lumayan keren. Berdasar praduga tak menyalahkan, mas-mas itu suaminya mbak Eko. #hm

Nah, diatas etalase koperasi, tergeletak sekotak bungkus Nescafe tak bertuan yang udah kebuka tapi masih ada isinya sebagian. Tanpa berdosa, Danar pun minum itu Nescafe.

Mungkin karena penasaran, Danar mengadakan sebuah dialog :

Danar : Mbak, ini Nescafe-nya siapa?
Mbak Roy : Gaktau Nar, aku ndak minum Nescafe og. Punya mbak Eko yak'e.

Lantas, mbak Eko dengan sigap menjawab :

Mbak Eko : Ora, aku ra mbukak Nescafe. Nggone mas'e yak'e.

Merasa kadung terlibat, mas-mas itupun dengan santai menjawab :

Mas-mas : Nggonku!


Bagai tersambar petir, ekpresi Danar langsung berubah 180 derajat dari yang tadinya ceria tanpa dosa menjadi pucat pasi dan langsung kabur meninggalkan koperasi.

Dan tanpa komando, semua yang berada di koperasi tertawa ngakak kecuali mas-mas tadi yg mungkin merasa di-dzalimi. -__-

Ilustrasi ngakak njeplak. :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar